Angkat Eksotisme Batik "Topeng Kona", Dharma Wanita SMKN 1 Pujer Raih Juara Favorit Lomba Fashion Batik


BONDOWOSO – Rabu, 20 Mei 2026 Prestasi membanggakan kembali diukir oleh keluarga besar SMKN 1 Pujer. Kali ini bertempat di SMKN 1 Suboh Situbondo
, giliran Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Pujer yang sukses menorehkan tinta emas dengan meraih gelar Juara Favorit dalam ajang Lomba Fashion Batik bergengsi yang dilaksanakan oleh DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso.

Kemenangan ini diraih berkat penampilan memukau yang dibawakan langsung oleh Ketua Dharma Wanita SMKN 1 Pujer, Ny. Yulia Fitria Rohmah Mashudi, Amd.Kep., yang tampil anggun dan penuh percaya diri di atas catwalk.

Dalam ajang tersebut, DWP SMKN 1 Pujer mengusung tema Batik Bondowoso dengan menampilkan sebuah gaun masterpiece yang sarat akan makna dan filosofi mendalam. Gaun ini bukan sekadar busana, melainkan sebuah narasi berjalan tentang budaya, keberanian, dan identitas masyarakat Bondowoso yang dituangkan dengan indah dalam helai kain.

Filosofi Mendalam di Balik Kemegahan Gaun

Gaun yang berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton ini mengangkat corak Topeng Kona, salah satu ikon seni tradisional khas Bondowoso, Jawa Timur. Topeng Kona selama ini dikenal sebagai simbol kekuatan karakter, keteguhan hati, dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Berikut adalah detail filosofi yang terkandung dalam gaun juara tersebut:

  • Dominasi Warna Biru Tua: Melambangkan keteduhan, kebijaksanaan, dan kedalaman jiwa masyarakat Bondowoso, sekaligus menggambarkan ketenangan alam pegunungannya yang menyimpan kekuatan besar.

  • Motif Dinamis Topeng Kona: Pada bagian utama gaun, tampak sosok penari Topeng Kona yang bergerak dinamis. Warna merah pada busana penari melambangkan keberanian dan semangat juang, sementara warna emas pada mahkota menggambarkan kemuliaan budaya.

  • Selendang Anggun Menjuntai: Menjadi simbol perjalanan hidup. Selendang ini memaknai kelembutan perempuan Indonesia yang anggun dalam sikap namun kuat menghadapi kehidupan, sekaligus pengingat bahwa budaya harus terus dibawa dan diwariskan.

  • Sentuhan Modernitas: Lengan transparan dengan bahan berkilau memberi kesan modern. Hal ini membuktikan bahwa batik dan seni tradisional mampu bertransformasi menjadi karya fashion mewah yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan ruh budayanya.

  • Rok Megah Nan Lebar: Bagian bawah gaun yang menjuntai melambangkan kebesaran budaya Nusantara yang kaya dan berlapis-lapis.

Membawa Nama Bondowoso ke Panggung Dunia

Saat dikonfirmasi, Ny. Yulia Fitria Rohmah Mashudi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, gaun ini adalah sebuah identitas dan suara budaya yang ingin terus didengar.

"Melalui corak Topeng Kona ini, kami ingin mengajak siapa saja untuk mengenal lebih dekat kekayaan seni Bondowoso. Saat mengenakan gaun ini, kami tidak hanya ingin tampil anggun, tetapi juga membawa pesan tentang cinta tanah kelahiran, penghormatan kepada leluhur, dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia," ungkapnya hangat.

Prestasi sebagai Juara Favorit ini menjadi bukti nyata bahwa DWP SMKN 1 Pujer tidak hanya aktif dalam mendukung program pendidikan sekolah, tetapi juga ambil bagian dalam melestarikan dan mempromosikan kearifan lokal daerah ke tingkat yang lebih luas.

Sebab pada akhirnya, sebuah karya budaya akan selalu hidup selama masih ada generasi yang bangga mengenakannya, merawatnya, dan menceritakannya kepada dunia

Anda mungkin menyukai postingan ini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih