Pujer, 22 April 2026 — Pertama Kali dalam 17 Tahun, MGMP Otomotif Gelar Pertemuan di SMKN 1 Pujer
Sebuah terobosan baru terjadi di lingkungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Otomotif Kabupaten Bondowoso. Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 17 tahun, MGMP Otomotif SMK Negeri dan Swasta menggelar pertemuan di SMKN 1 Pujer.
Pada pertemuan hari ini pembahasan utama adalah mengenai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang dikhususkan bagi guru per jurusan di bidang OTOMOTIF.
Kegiatan ini terlaksana atas permintaan Ketua MGMP Bapak Rudi Hariyono, S.T yang juga menjabat sebagai Guru Otomotif Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 1 PUJER. Sebagai Kepala Sekolah, Pak Mashudi, S.Pd.I dalam sambutannya beliau meminta agar diklat dilaksanakan minimal selama 3 hari dan digelar secara rutin sebanyak 4 kali dalam 6 bulan, atau setiap 1,5 bulan sekali.
“Ini ikhtiar kami untuk meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan dan spesifik sesuai kebutuhan tiap jurusan” ujar Pak Mashudi saat ditemui di SMKN 1 Pujer, Rabu (22/4).
Diklat yang dimaksud menyasar tiga jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Teknik Bodi Kendaraan Ringan (TBKR). Tercatat sebanyak 27 anggota MGMP hadir dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 25 orang berasal dari SMK Negeri, sementara 2 orang lainnya merupakan perwakilan dari SMK swasta, yaitu SMK Sabilil Muttaqin dan SMK Mambaul Ulum.
Salah satu peserta dari SMK negeri mengaku antusias dengan format diklat yang baru ini. “Materinya lebih fokus ke masalah yang kami hadapi di jurusan. Harapannya, 1,5 bulan sekali ada diklat seperti ini benar-benar bisa konsisten,” tuturnya.
Dengan agenda 4 kali dalam 6 bulan, diklat ini diharapkan mampu menjadi wadah peningkatan mutu pembelajaran produktif di SMK, khususnya dalam menyelaraskan kompetensi guru dengan perkembangan industri otomotif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih