Semaker Gelar Webinar Parenting sebagai Implementasi “SEMBAKO”


Bondowoso, smkn1pujer.sch.id

            Kiprah Komunitas Praktisi SMKN 1 Pujer yang kerap dikenal sebagai “KOPI SEMAKER” dengan program unggulannya “SEMBAKO” (SEMAKER Berbagi dan Kolaborasi) mulai Nampak semakin aktif.

            Hari ini tepatnya Kamis tanggal 12 Januari 2023 diselenggarakan webinar parenting dengan judul “Mengenal Disleksia dan Penanganannya” yang merupakan kegiatan kedua dari KOPI SEMAKER berjalan dengan lancar dan diikuti oleh banyak peserta.

            Acara dimulai pukul 12.40 dengan dibuka oleh Wakil kepala Sekolah urusan Kesiswaan Ibu Denok Mailandari, S.Pd. Beliau membuka acara sekaligus mengenalkan Komunitas Praktisi SMKN 1 Pujer

            “Acara Webinar SEMBAKO seperti ini akan kami laksanakan secara kontinyu, kami berharap semakin banyak bapak ibu guru yang berkenan belajar bersama kami” kata beliau.

            Acara dilanjutkan dengan acara inti yaitu paparan tentang Disleksia dan Penanganannya yang dipersembahkan langsung oleh Psikolog SMKN 1 Pujer Ibu Riza Faida, S.Psi. beberapa materi yang dipaparkan meliputi, Apa itu Disleksia?, Disleksia menurut beberapa ahli, Pengertian Secara Umum, Karakteristik Disleksia, Kriteria Diagnosa Disleksia menurut DSM V, Proses Diagnosis Disleksia, dan Metode Pembelajaran untuk anak  Disleksia.

            Acara dilanjutkan dengan tanya jawab, dan luarbiasanya banyak peserta yang antusias untuk bertanya salah satunya dari Bapak Abdus Shomad, Bapak Nurlehan, dan Ibu Fakhyir untuk penanya sesi 1. Sesi ke 2 dilanjutkan dengan dua penanya yaitu dari penanya yang menuliskan di chatbox yaitu dari akun abu dan ummu zahrozahira. Acara tanya jawab berlngsung dengan seru karena banyaknya masalah yang ditemui berkaitan dengan disleksia. Peserta menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi sehingga tanya jawab lebih ke Problem Solving.

            Semoga dengan webinar parenting ini kita sebagai guru dapat memahami kesulitan-kesulitan belajar siswa siswi istimewa yang kita miliki. Sehingga semua siswa dapat belajar sesuai dengan passionnya.

Anda mungkin menyukai postingan ini:

2 komentar:

Terima Kasih